Peringati Satu Abad, Bendera Raksasa NU di Lereng Gunung Panderman Kota Batu Pecahkan Rekor MURI

Peringati Satu Abad, Bendera Raksasa NU di Lereng Gunung Panderman Kota Batu Pecahkan Rekor MURI Bendera Raksasa NU di Lereng Gunung Panderman Kota Batu Pecahkan Rekor MURI.

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Bendera raksasa Nahdlatul Ulama (NU) berukuran seluas seribu meter persegi yang dibentangkan di curah banteng lereng Gunung Panderman kota Batu berhasil tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) atas rekor Pembentangan bendera organisasi terbesar di lereng Gunung.

Resepsi hari lahir (Harlah) satu abad NU yang diperingati, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Batu membenarkan bendera raksasa, yang diarak oleh 100 warga Nahdliyin.

Koordinator seksi dokumentasi Panitia penyelenggara Harlah NU satu abad PCNU kota Batu, Syahri Santoso mengatakan, pemecahan rekor MURI terhadap pembentangan bendera organisasi terbesar di lereng gunung itu merupakan upaya warga Nahdliyin untuk memeriahkan harlah NU satu abad 100 tahun.

"Bendera raksasa itu digotong dan diarak ke lereng gunung Panderman oleh 100 orang dari Banser dan juga dibantu dari warga Nahdliyin sendiri" kata dia, Minggu (5/2/2023).

Bendera NU itu, lanjutnya, di arak digotong mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Bustanul Ulum, Dusun Srebet, Desa Pesanggrahan, Kota Batu, menuju curah Banteng lereng Gunung Panderman, Minggu (5/2/2023) mulai pukul 09.30 WIB, sampai di puncak lereng Gunung Panderman pukul 12.00 WIB dan selesai pengibaran pukul 13.00 WIB.

"Pembuatan bendera raksasa itu pengerjaanya selesai dalam waktu 15 hari yang dikerjakan oleh warga NU dan para seniman kota Batu, mulai penggambaran, pengecatan hingga finish" kata Syahri Santoso .

Ia menyebutkan bendera NU seluas 1000 meter persegi itu dengan panjang 40 meter kali 25 meter ini memiliki berat dua kwintal. selain membawa bendera raksasa NU, mereka juga membawa bendera merah putih dan tokoh pendiri NU menuju lereng Gunung Panderman.

Rais Syuriah PCNU Kota Batu, Hazim Sirojudin mengatakan, pembentangan bendera besar NU, baru pertama kali dilakukannya.

"Kami berharap dengan pembentangan bendera raksasa ini bisa menjadikan kebanggaan warga NU yang ada di kota Batu, karena ini pertama kali di Indonesia" jelasnya.

Semetara itu, PJ Walikota Batu Aries Agung Paewai mengatakan dengan digelarnya harlah NU satu abad, pemerintah kota mengapresiasinya karena ini merupakan ajang silaturahmi antar warga NU, masyarakat dan sekaligus sebagai syiar agama islam.

"Pemerintah kota mengapresiasi dengan terselenggaranya kegiatan harlah satu abad , semoga kegiatannya bisa berjalan baik dan sukses" kata Aries Agung.(adi/sis)