“Jika nantinya diperlukan operasi pasar, maka kami akan secepatnya berkoordinasi dengan pemerintah,” timpalnya.
Terkait maraknya beras sintetis, Efdal menjamin pengadaan beras yang dilakukan bulog aman dari beras sintetis. Pasalnya, sebelum ditempatkan kedalam gudang, beras tersebut disortir dan dicek terdahulu oleh petugas.
“Kami survey dulu agar tidak kecolongan terhadap beras sintetis tersebut,” ucapnya.
Pernyataan penjaminan soal pasokan beras yang dilontarkan oleh pihak bulog ternyata disambut hangat oleh masyarakat. Salah satunya ketua Muslimat Tuban, Hj.Siti Sarofah. Ketika ditemui, pihaknya memberikan apresiasi yang dilakukan oleh bulog. Akan tetapi, kata Sarofah paggilan akrabnya, pernyataan tersebut diharapkan tidak hanya isapan jempol belaka dan perlu direalisasikan.
Alasannya, beras merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi oleh masyarakat. Sehingga, apabila pasokan minim dan harganya naik, maka bisa membuat kesulitan masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga yang dituntut paksa mengatur keuangan keluarga. Tidak hanya itu, beredarnya beras sintetis dimasyarakat saat ini juga membuat masyarakat khawatir dan was-was. (wan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




