Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah menunjukkan Ruang Perpustakaan UPT SDN 86 Desa Sumari, Kecamatan Duduksampeyan, yang atapnya ambrol. Foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
Untuk itu, Nur Saidah berjanji akan berupaya maksimal untuk memperjuangkan agar bangunan sekolah yang tak layak segera dilakukan perbaikan.
"Mudah-mudahan saya bisa mengupayakan ada anggaran APBD yang masuk untuk pembanguan sekolah-sekolah yang rusak," harapnya.
Dengan kondisi bangunan sekolah yang membahayakan proses belajar mengajar, Nur Saidah merasa prihatin dengan guru dan murid saat proses pembelajaran berlangsung.
"Tadi sebenarnya saya tak boleh lihat kondisi ruang perpustakaan yang plafonnya ambrol, karena khawatir genteng jatuh. Makanya, untuk menghindari kejadian tak diinginkan, ruang perpustakaan dikunci," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, S. Hariyanto, saat dikonfirmasi ambrolnya plafon ruang Perpustakaan UPT SDN 86 berjanji segera cek ke lokasi.
"Besok, saya utus (petugas) untuk cek ke lokasi," katanya kepada BANGSAONLINE.com.
Ia mengungkapkan, banyak bangunan sekolah yang kondisi kerusakannya lebih parah dan tak bisa cepat dilakukan perbaikan karena keterbatasan anggaran.
"Memang anggaran terbatas. Makanya, anggaran yang ada untuk skala prioritas," jelasnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




