Wabup Gresik Asluchul Alif saat meninjau bangunan kelas di UPT SMPN 16 Kedamean. Foto: Ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Asluchul Alif meninjau kondisi infrastruktur pendidikan dan sanitasi warga di hari pertama menjabat sebagai Wakil Bupati Gresik, Jumat (21/2/2025).
Salah satu sekolah yang ditinjau adalah UPT SMPN 16 Kedamean, Kecamatan Kedamean. Alif meninjau sejumlah ruang kelas yang mengalami kerusakan parah, seperti plafon yang ambrol, tembok dan lantai yang retak, serta ruang bimbingan konseling yang tidak layak digunakan.
BACA JUGA:
- Usai Tragedi Santri Gantung Diri, Pemkab Gresik Dampingi Psikologis Anak di Ponpes Al-Amin
- Deklarasi SPMB 2026, Bupati Gresik Tegaskan Tolak Titipan dan Pungli
- Isi Kekosongan Kabag Prokopim dan Umum, Bupati Gresik Tunjuk Plt
- Sekda Gresik Serahkan SK Pensiun Kadis Pertanian, Kenaikan Pangkat dan Tugas Belajar ASN
"Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. Pada tahun 2025, perbaikan sekolah yang mengalami kerusakan akan menjadi prioritas utama," ucapnya.
Ia berjanji akan terus mengunjungi sekolah-sekolah lain yang mengalami kondisi serupa. Menurutnya, laporan sekolah rusak di Kabupaten Gresik telah diterima dari Komisi IV DPRD. Selanjutnya, data tersebut akan disinkronkan terlebih dahulu dengan Dinas Pendidikan.
Terkait adanya Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 Tahun 2025 terkait efesiensi di sejumlah pos anggaran, akan dimanfaatkan secara efisien untuk mempercepat renovasi sekolah.
"Kami akan berupaya menyelesaikan masalah ini secepat mungkin, baik melalui anggaran pusat, dana CSR, maupun sumber pendanaan lainnya," janjinya.
"Kami tidak ingin lagi mendengar ada sekolah yang ambruk atau plafon yang jebol. Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan," imbuhnya.
Usai meninjau sekolah, Alif melanjutkan inspeksi ke Desa Pranti, Kecamatan Menganti. Ia mengecek pelayanan air bersih bagi warga.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




