Wabup Gresik Asluchul Alif saat meninjau bangunan kelas di UPT SMPN 16 Kedamean. Foto: Ist.
Dalam kesempatan tersebut, Alif didampingi Kepala Desa Pranti, Hardi, meninjau saluran air bersih yang dialirkan ke rumah-rumah warga.
"Fasilitas air bersih menjadi salah satu target utama kami agar seluruh masyarakat dapat menikmati akses air bersih dengan mudah. Ini penting untuk mewujudkan pola hidup sehat serta mendukung program pembangunan di Kabupaten Gresik," katanya.
Ia menegaskan bahwa Pemkab Gresik akan terus berupaya meningkatkan akses air bersih demi kesejahteraan masyarakat.
"Saya berharap masyarakat semakin mudah mengakses kebutuhan air bersih, terutama untuk keperluan rumah tangga. Dengan begitu, kesejahteraan dan kesehatan warga akan meningkat, termasuk dalam upaya menurunkan angka stunting," tuturnya.
Untuk merealisasikan visi-misi pembangunan periode 2025-2030, Alif menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
"Dari data yang ada, sebanyak 385 warga di Desa Pranti membutuhkan akses air bersih. Namun, hingga saat ini baru 80 warga yang telah mendapatkan aliran air. Ini menjadi persoalan yang harus segera kami selesaikan agar seluruh warga Desa Pranti dapat menikmati air bersih," pungkasnya.
Turut mendampingi Alif, Staf Ahli Bupati Bidang Fisik dan Prasarana Johar Gunawan, Sekretaris Dinas Pendidikan Herawan Eka Kusuma, serta Kepala Bidang Bina Pemerintah Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Rian Pramana Suwanda. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




