Para narasumber foto bersama peserta usai memberikan Pelatihan Integrasi Kurikulum PLH Mangrove yang digelar PT Smelting dan SMK Mambahul Ihsan. Foto: Ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - PT Smelting bekerja sama dengan SMK Mambahul Ihsan, Kecamatan Ujung Pangkah, Gresik, menggelar "Pelatihan Integrasi Kurikulum PLH Mangrove", di aula SMK setempat, Kamis (6/2/2025).
Kegiatan yang diikuti guru, pelajar, dan tokoh masyarakat di Aula SMK Mambahul Ihsan ini untuk menumbuhkan kesadaran dalam melestarikan lingkungan.
BACA JUGA:
- Isi Kekosongan, Bupati Gresik Lantik 55 Kepala Sekolah: Titip Sekolah Ramah Anak
- PT Smelting Salurkan 30 Paket Hygien Kits untuk Korban Erupsi Gunung Semeru
- Peduli Pasien TBC, PT Smelting Berhasil Bantu 945 Pasien Sembuh di Gresik
- Seminar Hypno Learning di SMP Plus Ponpes Jauharul Maknun Gresik Bangkitkan Semangat Belajar
Adapun pelatihan mendatangkan narasumber yang merupakan aktivis LSM Elang Katulistiwa dan Pengembangan Sekolah Adiwiyata Jawa Timur.
Instruktur dari Pengembangan Adiwiyata Jatim, Yudo Siswanto, mengungkapkan pelatihan ini menekankan pada pendidikan lingkungan hidup.
Namun karena PLH tidak ada di Kurikulum Merdeka, materi lingkungan hidup, terutama tentang konservasi mangrove, bisa disisipkan pada pelajaran muatan lokal.
"Harapannya dengan pelatihan lingkungan hidup, khususnya pelestarian mangrove, para pelajar bersama masyarakat bisa ikut sama-sama melestarikan konservasi mangrove yang tersebar luas di Kecamatan Ujung Pangkah, Gresik," kata Yudo.
Koordinator LSM Elang Katulistiwa, Arinal, menyampaikan saat ini PT Smelting memiliki lahan konservasi mangrove seluas hampir 8 hektare di Desa Pangkah Kulon.
"Dengan pelatihan ini, lahan konservasi mangrove bisa dijaga, bahkan bisa dikembangkan lebih luas agar ekosistem mangrove terjaga dan terbentuk ekosistem lingkungan yang bagus di Kecamatan Ujung Pangkah," ujar Arinal.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




