Petugas Damkar Gresik saat berupaya memadamkan ruko yang terbakar. Foto: Ist.
Warga sempat membantu memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya dengan menyiramkan air ke kobaran api.
Saat itu, dari dalam ruko sempat terdengar suara ledakan dari set top box TV. Warga pun tidak berani melanjutkan memadamkan api. Warga lalu melaporkan kebakaran ke Dinas Damkar Gresik.
Begitu tiba di lokasi, petugas damkar menghubungi Call Center PLN untuk meminta pemadaman listrik.
"Petugas damkar koordinasi, lantas size up lokasi, dan melakukan pemadaman di tengah lokasi gelap. Kepulan asap tebal karena tidak ada ventilasi udara. Petugas damkar terus berusaha melakukan pemadaman. Untuk menghilangkan dan mengelurkan asap, petugas memanfaatkan pancaran spray," terang Sinaga.
"Petugas damkar terus melakukan pendinginan sampai benar-benar dipastikan kobaran api tak ada," tuturnya.
Menurut Naga, korban Cicilia yang mengalami luka bakar di lengan kanan dan kiri sempat tidak mau dibawa ke rumah sakit. Dia bertahan di depan rukonya sambil menunggu petugas damkar melakukan pemadaman hingga selesai.
Setelah pemadaman selesai, Cicilia akhirnya mau dibawa ke IGD Petro diantar dengan menggunakan unit panther dinas damkar.
Sementara anaknya, Celine Angelina, mengalami luka bakar di bagian kaki kanan dan kiri. Dia juga terluka bakar di sebagian wajah.
"Dugaan sementara penyebab kebakaran dari aliran listrik set top box TV, 2 AC, dan charger handphone. Tidak ada korban jiwa. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah," pungkas Naga. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






