Gubernur Khofifah ketika memberi sambutan dalam Rakernas Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE
Dalam amanatnya, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan rasa terima kasihnya, atas bersedianya Gubernur Khofifah untuk menyampaikan pentingnya peran Perguruan Tinggi dalam meningkatkan dan membangun negeri ini.
"Saya rasa tidak perlu nunut, karena kami akan berseiring untuk meningkatkan dan membangun negeri kita tercinta," katanya
Ia kemudian mengatakan bahwa dalam forum strategis ini adalah salah satu bagian dari pilar kemajuan bangsa.
"Seiring dinamika perubahan zaman, penting untuk kita bermuhasabah dan melakukan instrospeksi kedepan jika ingin lebih maju," lanjutnya
Menurutnya, hal tersebutlah yang menjadi titik perenungan. Bahwa bangsa kita yang kaya, luas dan sejarah heroik, tapi pada saat yang sama Indonesia juga punya anak bangsa yang potensial untuk maju.
"Jika ada ketertinggalan dari bangsa lain, maka ini berarti ada langkah yang kurang progresif atau salah langkah dalam membangun potensi. Inilah pentingnya pembangunan secara kolektif dari lintas sektor strategis," kata Haedar
Dari hal tersebutlah, dirinya menyampaikan peran penting dalam semangat Islam berkemajuan.
"Mari kita konstektualisasikan teori Islam berkemajuan menjadi mindset kita. Jadi kita bisa tahu dan paham. Saya melihat, Muhammadiyah punya peluang untuk menjawab tantangan Islam pada dunia sekular," ujarnya.
Kegiatan yang digelar selama 2- 4 Mei 2023 dengan tuan rumah Universitas Muhammadiyah Surabaya itu diikuti 450 peserta dari seluruh penjuru Indonesia.
Agenda bertajuk 'Mewujudkan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah yang Bertata Kelola Baik, Unggul, dan Holistik untuk Memajukan Indonesia dan Mencerahkan Semesta' yang digelar di Hotel JW Marriott ini menjadi wadah untuk menyusun strategi penguatan tata kelola perguruan tinggi yang baik menuju Perguruan Tinggi Muhammadiyah - Aisyiyah unggul. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




