Gubernur Khofifah saat meresmikan gedung dakwah PW Muslimat Nahdlatul Ulama Jatim di Jalan Gayungsari Barat GA No. 17 Surabaya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah meresmikan gedung dakwah Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama Jatim di Jalan Gayungsari Barat GA No. 17 Surabaya, Minggu (30/7/2023).
Peresmian gedung dua lantai itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Khofifah didampingi Wakil Ketua DPRD Jatim, Anik Maslahah; Sekretaris Umum PP Muslimat NU, Ulfa Masfufah; Ketua Ta'awun Kantor PW Muslimat NU Jatim, Masud; Ka. Kwarda Pramuka Jatim, Arum Sabil, beserta Ketua PW Muslimat Jatim, Masruroh Wahid.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- NU Babak Belur Hadapi Era Kolonialisme Algoritma?
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
Gedung ini akan difungsikan sebagai ruang sekretariat, ruang tamu dan ruang pertemuan di lantai satu. Sedangkan di lantai dua berfungsi sebagai ruang dakwah digital dengan konsep podcast.
Usai meresmikan, Khofifah yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU tersebut mengaku optimis, gedung tersebut akan melengkapi dakwah Muslimat yang selama ini dilakukan secara lisan dan bertransformasi menjadi dakwah digital.
"Lewat dakwah digital ini akan mengefektifkan seluruh proses dan percepatan dakwah melalui metode yang menarik dan mudah difahami oleh masyarakat dimana saja. Siapapun akan lebih mudah mengakses pesan dakwah di lingkungan Muslimat NU," ujarnya.
Ia menekankan, dakwah digital akan memperkuat proses dakwah bil hall (Dengan perbuatan) juga dakwah bill mal (Dengan harta) serta dakwah bil lisan (Dengan ucapan). Melalui Dakwah Bil IT (digital) seluruh dakwah Muslimat NU bisa terkoneksi dari satu Pengurus Wilayah (PW) satu ke PW Muslimat lain, dari PW ke Pengurus Cabang (PC) dan dari PC ke Pengurus Cabang Istimewa (PCI) hingga terkoneksi sampai nanti ke pengurus Ranting.
"Dakwah digital ini akan menjadi trend serta ciri khas dari dakwah Muslimat NU di masa depan. Maka, tema-tema dakwah yang akan disampaikan juga harus menarik, mencerahkan dan penyelesei masalah," ungkapnya.
Selain itu, Khofifah juga mengapresiasi, hadirnya Kantor Dakwah Muslimat NU Jatim dari proses gotong royong yang diwujudkan melalui Tim Ta'awun Wakaf. Artinya, Tim Ta'awun Wakaf ini menerjemahkan pemikiran dari saya menjadi kita dan dari saya menjadi kami.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




