"Kalau saya tidak mempersoalkan honor dari jasa, sebab kalai dinominalkan tidak sebanding," imbuh pria yang menjadi Wakil Kabupaten Pasuruan di ajang IB tingkat nasional ini.
Terpisah, Kepala Dinas Peternakan Drh Nur Alfiah melalui Bidang Pembibitan, Pakan, dan Produksi, Drh Ayu Ira Marita, yang dikonfirmasi merasa sangat bangga atas prestasi dan dedikasi Dwi Lifi Mahar Ungga. Ia memberikan apresiasi atas kiprahnya membantu masyarakat peternak sapi di pedesaan maupun pelosok.
"Prestasi dan etos kerja patut dicontoh oleh semua petugas lainnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Dwi Lifi Mahar Ungga juga memiliki kemampuan dalam mengola limbah buah nangka menjadi pakan pengganti. Hal itu sudah dipraktikkan ke beberapa perternak.
"Hasilnya lumayan bagus, di mana ternak yang diberikan sisa limbah buah nangka yang dicampur katul/dedak bisa meningkatkan berat sapi 0,3 kg per hari. Ini yang sedang kami lakukan uji lab. Rencana ke depan akan dikembangkan ke masyarakat," jelas Ira. (bib/par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




