Pabrik Petrokimia Gresik. Foto: Ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Petrokimia Gresik bidang lingkungan berinovasi dan membuahkan hasil.
Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, berhasil memborong enam penghargaan sekaligus di ajang Eco Tech Pioneer and Sustainability Award (EPSA) 2023.
BACA JUGA:
- Musim Tanam 2026: Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi
- Perkuat Regenerasi Petani dan Cetak Agripreneur, PG Beri Beasiswa 50 Siswa SMK Pertanian
- Hadapi Dinamika Global, Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Sulfur
- Dukung Pertumbuhan UMKM Warga Sekitar, Petrokimia Gresik Kembali Gelar Bazar Ramadhan Lontar 2026
Penghargaan dari Departemen Teknik Lingkungan, Universitas Diponegoro (Undip) ini diterima oleh SVP Teknologi, Erinto mewakili Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo di Semarang.
Dwi Satriyo menyampaikan, Petrokimia Gresik adalah produsen pupuk dan bahan kimia dengan varian terlengkap di Indonesia, serta penghasil pupuk NPK terbesar di tanah air yang selalu memegang prinsip kepedulian terhadap lingkungan dalam menjalankan operasional bisnis.
"Penghargaan ini menjadi salah satu bukti bahwa Petrokimia Gresik dalam menjalankan amanah untuk menjaga ketahanan pangan nasional dan memajukan pertanian Indonesia melalui produk-produk inovatifnya senantiasa peduli terhadap pengelolaan lingkungan, dengan berbagai inovasi," ucap Dwi Satriyo, Rabu (6/9/2023).
Dwi Satriyo menyebut, enam penghargaan yang diraih Petrokimia Gresik, dua diantaranya adalah Gold Winner yang merupakan penghargaan tertinggi di ajang ini.
Gold Winner diraih Petrokimia Gresik untuk Kategori Eco-Cycle Innovation dan Ecosystem Protect. Penghargaan tersebut dimenangkan dari inovasi pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) menjadi substitusi filler clay di unit NPK Petrokimia Gresik, dan geobag rangka bambu sebagai pelindung mangrove dan kerang dari gelombang pasang yang ramah lingkungan.
Selanjutnya, Petrokimia Gresik juga mendapatkan tiga Silver Winner, yaitu Kategori Green Power Innovation atas program efisiensi energi melalui pemanfaatan purge gas sebagai bahan bakar boiler.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




