Ketua Pengurus K3PG Awang Djohan Bachtiar bersama karyawan di ajang IQPC, Kuala Lumpur, Malaysia. Foto: Ist.
Akhirnya, didapatkan u-ditch dengan kerangka bambu ori yang terbaik. Berdasarkan hasil pengujian, produk ini memiliki kuat tekan rata-rata sebesar 330 kg/cm2 atau setara dengan standar beton K-300.
"Inovasi ini merupakan satu-satunya teknologi hijau pertama yang diterapkan pada proyek perumahan, baik di lingkup nasional maupun internasional. Melalui inovasi ini, perusahaan dapat tetap melaksanakan komitmen untuk menyediakan hunian tengah kota berkualitas, ramah lingkungan, dan sesuai standar," jelas Awang.
Lebih jauh, Awang menyatakan inovasi ini juga memberikan dampak positif bagi stakeholder. Inovasi ini mampu menciptakan prospek bisnis untuk pemilik lahan bambu ori dengan kepastian penjualan.
Di sisi lain, ketersediaan bambu aman, karena banyak tersebar hampir di semua negara dengan iklim dingin pegunungam sampai negara-negara tropis.
Bambu memiliki rhizome dependent system yang bisa membuat bambu tumbuh 60 cm per harinya, tergantung dengan kondisi tanah dan iklim. Di Indonesia, produktivitas bambu mencapai 50 ton per hektare per tahun.
IQPC merupakan ajang konvensi inovasi internasional yang diikuti peserta dari negara-negara Asia. Tahun ini dilaksanakan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada tanggal 4-7 September 2023.
"Alhamdulillah, gugus inovasi kami berhasil menjadi yang terbaik setelah berkompetisi melawan 93 gugus inovasi yang berasal dari 56 perusahaan di tujuh negara. Prestasi ini akan menjadi pelecut semangat bagi kami untuk terus menciptakan inovasi dalam rangka mendorong kesejahteraan bagi anggota dan masyarakat Gresik," pungkas Awang. (hud/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




