
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ketua DPC PDIP Gresik, Mujid Riduan, menyatakan bahwa pihaknya telah beberapa kali melakukan survei internal untuk menakar potensi raihan kursi pada Pemilu 2024.
"Hasilnya, dari survei internal PDIP Gresik peluang sementara mendapatkan 10 kursi," ujarnya kepada BANGSAONLINE.com, Senin (25/9/2023).
Mujid, begitu sapaan akrabnya lantas membeberkan, raihan 10 kursi dari 9 daerah pemilihan (dapil) yang telah ditetapkan KPU RI dan KPU Gresik untuk Pemilu 2024.
Untuk Dapil Gresik 1 (Kebomas dan Gresik), PDIP potensi mendapatkan 2 kursi. Kemudian, untuk Dapil Gresik 9 (Manyar dan Bungah) PDIP juga peluang mendapatkan 2 kursi. Selanjutnya, untuk Dapil Gresik 3 (Menganti dan Kedamenan), PDIP juga potensi dapat dapat 2 kursi.
"Dari 3 dapil itu PDIP peluang masing-masing dapat 2 kursi karena para calonnya sangat potensial dan bekerja secara maksimal," kata Wakil Ketua DPRD Gresik ini.
Sementara untuk 4 kursi lain, tambah Mujid, potensi didapatkan dari Dapil V (Benjeng dan Balongpanggang) 1 kursi. Dapil Gresik 2 (Duduksampeyan dan Cerme) 1 kursi. Dapil Gresik 6 (Dukun dan Panceng) 1 kursi. Dan Dapil Gresik 4 (Wringinanom dan Driyorejo) 1 kursi.
Namun demikian, tambah Mujid, Dapil Gresik 7 (Sangkapura dan Tanbak) dan Dapil Gresik 8 (Sidayu dan Ujungpangkah) juga peluang masing-masing 1 kursi.
"Tapi, dilihat dari pergerakan calon kami saat ini, untuk Dapil 4, PDIP juga memiliki peluang bisa menambah 1 kursi, sehingga jadi 2 kursi," tuturnya.
"Namun, yang fix survei internal hingga bulan September ini, 10 kursi bisa diraih PDIP Gresik," sambung Mujid.
Mujid mengaku, telah meminta semua calon legislatif all out untuk mencari dan mengawal dukungan masyarakat. Jangan sampai gegeran sesama caleg sesama partai dalam satu dapil. Sebab, tindakan itu sangat merugikan caleg sendiri.
"Mapping pemilihdi daerah masing-masing. Jangan rebutan pemilih sesama teman sendiri dalam satu dapil," pesan Mujid. (hud/mar)