Kepala Bappeda Tuban, Joko Sarwono yang mewakili Bupati Lindra saat memberikan penghargaan kepada pelaku usaha seusai membuka acara Tuban Expo di Alun-alun.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskopumdag) Tuban menyedikan sebanyak 192 stand UMKM dalam acara Tuban Expo 2023 yang dipusatkan di Alun-alun.
Kegiatan yang berlangsung mulai 22-26 November 2023 itu secara resmi dibuka pada pukul 15.00 WIB oleh Kepala Bappeda Tuban, Joko Sarwono. Selanjutnya, untuk pelayanan expo Tuban sendiri dibuka mulai pukul 15.00 WIB hingga tutup pukul 21.00 WIB.
BACA JUGA:
- Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Baru Tuban Capai Miliaran Rupiah, Bupati Lindra Siapkan Revitalisasi
- Mangkrak Sejak 2021 Karena Tak Sesuai Standar MA, Nasib Gedung Baru PN Tuban Belum Jelas
- Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkab Tuban Perketat Pengawasan Bahan Pokok
- Pemkab Tuban Siapkan Rekrutmen Berbasi Talenta untuk Isi 8 Kursi OPD yang Masih Kosong
Ketua Panitia, Agus Setiawan mengatakan, dalam Tuban Expo ini terdapat pameran dagang dan pembangunan serta festival 100 persen. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Tuban ke-730.
"Melalui acara ini bisa menjadikan kegiatan pemasaran produk hingga pelaksanaan promosi. Pastinya kegiatan ini juga untuk pemasaran dan peningkatan penggunaan produk dalam negeri di tingkat kabupaten," terang Agus Setiawan yang juga Kabid Usaha Kecil Menengah Kopumdag Tuban, Kamis (23/11/2023).
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana rekreasi atau hiburan serta informasi bagi masyarakat. Terutama, terkait produk-produk unggulan daerah, hasil pembangunan dan menyiapkan berbagai layanan publik di Kabupaten Tuban.
"Tentu even ini bisa sebagai sarana ajang diklat marketing bagi para pelaku usaha. Baik dal skala mikro, kecil dan menengah untuk mempromosikan hasil produksinya," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kopumdag Tuban, Agus Wijaya berharap, melalui Tuban Expo nantinya bisa meningkatkan rasa kecintaan dan kebanggan masyarakat terhadap penggunaan hasil produksi asli daerah.






