Anggota Komisi III DPRD Gresik, Arif Rosyidi saat mengecek pengerjaan saluran air. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE.com
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Anggota Komisi III DPRD Gresik Arif Rosyidi mengecek kegiatan fisik yang menjadi wewenangnya untuk pengawasan, Jumat (22/12/2023).
"Proyek pembuatan saluran air jelang tutup tahun 2022 ini banyak belum rampung. Padahal, waktu tinggal sekitar tujuh hari," ucap Arif Rosyidi kepada BANGSAONLINE.com.
BACA JUGA:
- Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan Barang dan Jasa
- Usai Viral Ketua DPRD Gresik Ajak Pendemo Berkelahi, Kini Muncul Tagar PrayForSyahrul di Medsos
- Izin PKL Kali Avoor di Driyorejo Gresik Disebut Sudah Kedaluwarsa Lebih dari Belasan Tahun Lalu
- PKL Korban Gusuran Kali Avoor Bertahan 43 Hari di DPRD Gresik
Proyek yang belum rampung itu antara lain, pembuatan saluran air dan pemasangan box culvert di Selatan Pasar Duduksampeyan menuju Desa Sumengko, Kecamatan Duduksampeyan, dan Cerne Lor, Kecamatan Cerme.
Arif mengaku khawatir dengan mepetnya waktu pekerjaan jelang akhir tahun 2023, membuat pekerjaan proyek asal-asalan.
"Sehingga, kualitas pekerjaan tak bagus. Dampaknya, masyarakat dan pemerintah yang dirugikan," tutur anggota Fraksi Demokrat ini.
Arif meminta agar organisasi perangkat daerah (OPD) terkait melakukan pengawasan proyek dengan ketat. Sehingga, para pelaksana pekerjaan dapat menuntaskan pekerjaan on time schedule (tepat waktu) sesuai kontrak.
Arif juga meminta agar pelaksanaan proyek tepat waktu dan bisa rampung sebelum akhir tahun.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




