Rakornas yang digelar LWPNU (dok. ist)
“Mudah-mudahan melalui Gus Ulil ini kalau diberi kesempatan, kita hanya butuh kira-kira minimal Rp 3 miliar itu sudah finishing. Kalau sudah finishing, tinggal beli alat-alat kesehatan. Ini kita sudah janji akan diserahkan ke lembaga kesehatan. Tapi mohon maaf ini belum terselesaikan,” ungkapnya.
Meski demikian, Mardini mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada segenap pengurus yang telah mensukseskan penyelenggaraaan Rakornas tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara ini dan juga para pendukung penyelenggaraan ini tentunya saya mengucapkan terima kasih atas segala bantuan dan juga kehadiran bapak ibu sekalian atas supportnya sehingga pelaksanaan rakornas hari ini bisa terlaksana,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut LWPNU melakukan penandatangan perjanjian kerjasama dengan beberapa pihak diantaranya Bank Danamon Syariah dan Prudential Syariah dengan disaksikan langsung oleh para peserta Rakornas.
Penandatangan tersebut dibubuhkan secara bersama oleh Mardini dengan pihak Bank Danamon Syariah yang diwakili oleh Yatno Sukendar selaku Syariah CREM Operational dan Control, dan dari pihak Prudential Syariah diwakili oleh Direktur keuangan Syariah Paul Setio Kartono.
Di dalam Rakornas ini akan dibahas sejumlah hal yang terkait dengan tata cara pengelolaan wakaf yang terbagi kepada 5 komisi.
Yaitu; 1) inventarisas dan konsolidasi aset, 2) identifikasi dan advokasi aset bermasalah, 3) optimalisasi dan model pengembangan aset, 4) tata kelola perwakafan NU, serta 5) manajemen kelembagaan LWP.
Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla mendukung diselenggarakan Rakornas tersebut. Ia juga mendorong LWPNU untuk meningkatkan lagi kinerjanya.
Dari itu ia pun meminta LAKPESDAM (Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) untuk turut serta membantu optimalisasi kinerja lembaga wakaf tersebut.
“Dan saya meminta kepada teman-teman dari LAKPESDAM untuk ikut membantu optimalisasi kinerja dari lembaga wakaf,” pesannya.
Terselenggaranya kegiatan rakornas perdana LWPNU ini mendapat apresiasasi dari Idham Kholid, anggota lembaga Wakaf PBNU wilayah Jawa Timur.
Menurut dia, kegiatan Rakornas LWPNU se-Indonesia hari ini juga menjadi ajang silaturahim dan penyamaan gelombang visi dan langkah gerak agar pola identifikasi, pengembangan, tata laksana dan manajemen organisasi wakaf menjadi sinergis.
"Dari PB hingga ke tingkat bawah," pungkas Gus Idham, sapaan karib Idham Kholid.(cat/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




