Camat Cerme Umar Hasyim saat memantau desa-desa di wilayahnya yang terendam banjir. Foto: Ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Banjir dampak luapan Kali Lamong di Kabupaten Gresik mulai bergeser ke kecamatan lain. Jika sebelumnya banjir merendam sejumlah desa di Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, dan Menganti, kali ini banjir melanda Kecamatan Cerme.
Informasi yang dihimpun, Jalan Raya Lekerrejo dan Jalan Raya Dadapkuning tergenang air setinggi 10 cm. Selain itu, jalan poros desa dan SDN di Desa Dadapkuning juga tergenang air.
BACA JUGA:
- DPRD Gresik Belum Bahas Relokasi 43 PKL Kali Avoor
- Siap Luaskan Pasar Global, SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Produksi di Tuban
- PT PON Salurkan Beasiswa Sekolah Kejar Paket B & C Lewat Program Pintas di Tlogopojok
- Buron hingga ke Malang, Pelaku Pembacokan di Menganti Akhirnya Diringkus Polisi
Selain Desa Dadapkuning, Desa Dungus, Desa Pandu, Desa Guranganyar, dan Desa Iker-Iker juga terdampak banjir. Sejumlah tambak, persawahan, jalan poros desa, hingga perumahan dilaporkan terendam banjir.
"Banjir di Cerme juga dampak jebolnya tanggul anak Kali Lamong di Desa Dadap Kuning," ucap Camat Cerme, Umar Hasyim kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (9/2/2024).
"Untuk banjir di Desa Iker-Iker mulai surut," imbuhnya.
Sementara itu, pelaksana tugas (Plt) Kalaksa BPBD Gresik, Suyono, menyampaikan bahwa banjir juga melanda sejumlah desa di Kecamatan Menganti. Antara lain Desa Pranti, Desa Bringkang, dan Desa Mojotengah.
"Di Desa Mojotengah ada 240 rumah warga di Perum Menganti Emas terendam, namun sudah mulai surut. Juga persawahan tergenang 30 hektare dan tambak tergenang 10 hektare," pungkasnya. (hud/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






