Roisah semasa hidup. Foto: Ist
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Tidak ada yang menyangka bila pengemis perempuan lanjut usia (lansia), Mbah Roisah (70), yang meninggal dunia 7 hari lalu, ternyata meninggalkan harta berlimpah untuk keturunannya.
Kasi Pelayanan Pemerintah Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Manon Kusiroto, menceritakan bahwa di dalam rumah Mbah Roisah ditemukan tumpukan kaleng dan puluhan tas ransel yang berisi uang ratusan juta rupiah.
BACA JUGA:
- Munas-Konbes NU 2026 Dibuka Malam ini di Kediri, Gus Ipul: Insyallah Presiden Hadir di Penutupan
- Sidak Timpora di Ponpes Wali Barokah Kediri, Seluruh Dokumen Santri Asing Dinyatakan Lengkap
- Diikuti 77 Peserta, KAI Daop 7 Madiun Gelar Donor Darah di 3 Stasiun
- Munas-Konbes NU 2026 di Ponpes Al Falah Kediri Dijaga 400 Personel Banom
"Bahkan, sampai hari ini proses penghitungan uang Mbah Roisah belum rampung," ujarnya kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (21/3/2024).
Ia menjelaskan, almarhumah meninggal dunia di rumah cucunya di Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, 7 hari lalu. Sementara tumpukan itu baru diketahui setelah kerabat membuka rumahnya.
"Di dalam rumahnya ada tumpukan kaleng, tas-tas isinya uang kertas. Di kaleng ada uang logam. Kalengnya ada 50-an lebih. Mulai dilakukan penghitungan oleh saudaranya sama ketua RT setempat. Jumlah pastinya belum diketahui, karena sampai saat ini masih dihitung. Sudah mencapai ratusan juta. Insya Allah lebih Rp200 juta," paparnya.
Diceritakan, awalnya tidak ada yang mengetahui apabila Mbah Roisah memiliki harta kekayaan dalam jumlah besar. Sebab, rumahnya selalu dalam kondisi kosong ditinggal pergi mengemis di sekitar Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




