Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin.
BANGSAONLINE.com - Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, memperingatkan penerima dana bantuan sosial (bansos) tidak menyalahgunakannya untuk berjudi. Ia mengusulkan jika penerima bansos diberikan sanksi apabila melakukan hal tersebut.
"Kalau (dana) bansosnya dipergunakan untuk judi, dicabut itu. Supaya jangan sampai ada orang-orang nanti menggunakan (dana) bansos pakai berjudi," ujarnya, Kamis (20/6/2024).
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan 8 Jenis Bansos di Madiun, Warga Miskin Ekstrem Terima Rp1,5 Juta
- Gubernur Khofifah Sampaikan Duka atas Wafatnya Try Sutrisno
- Tegaskan Semangat Gotong Royong, Bupati Mojokerto Dampingi Gubernur Jatim Salurkan Ribuan Bansos
- Khofifah Kucurkan Bansos Rp7 M Lebih di Kabupaten Malang, Perkuat Jaring Pengaman Sosial
Hal ini, menurut dia, untuk memberikan efek jera. Ia ingin bansos yang diberikan dan dapat dipergunakan dengan baik.
"Jadi, bukan orang berjudi diberi bansos. Penerima bansos kalau berjudi dicabut untuk memberi pelajaran kepada semua orang, supaya digunakan untuk sesuatu yang memberi manfaat," katanya.
Wapres pun menegaskan bansos itu diperuntukkan untuk warga miskin yang terus diperbarui datanya setiap tahun.
"Pokoknya orang miskin saja. Yang diverifikasi memang miskin, pantas mendapatkan bansos, itu di-update tiap tahun," ucapnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




