KRITIS. Siswa SMA Kemala Bayangkari Porong Sony Elga Krismanto Raharjo dalam kondisi kritis ketika hendak dibawa ke RSUD Dr Sutomo Surabaya, kemarin. foto : catur andy/BANGSAONLINE
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Nasib sial menimpa Sony Elga Krismanto Raharjo (17), remaja warga RT 02 RW 01 Desa Tambakrejo Kecamatan Krembung. Sebab, pelajar SMA Kemala Bayangkari Porong tersebut, harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka yang cukup serius setelah ditusuk dengan pisau dapur oleh Mohammad Istiawan alias Wawan (24) tetangga korban sendiri, Jum'at.
Informasinya, kejadian berawal ketika Sony Elga Krismanto Raharjo yang duduk di kelas XII itu hendak takziah karena ada tetangganya yang meninggal dunia. Sebagai tetangga yang baik, Sony hendak mengajak Wawan untuk ikut takziah.
BACA JUGA:
- Sidang Penggelapan Kasur di Sidoarjo: 7 Ponpes Sudah Bayar Lunas, Tapi Uang Rp620 Juta Tak Disetor
- Diduga Dipicu Klakson, Pria di Waru Sidoarjo Sabet Pengendara Mobil dengan Celurit
- Kasus Perusakan Makam Mbah Dirjo Joyo Ulomo Masuk Tahap Penyidikan, SPDP Dikirim ke Kejari Sidoarjo
- Rumah Bertuliskan 'Dijual' Jadi Markas Gas Oplosan, Sindikat di Sidoarjo Raup Puluhan Juta
"Siang tadi keponakan saya ke rumah pelaku untuk mengajak ke takziah tetangga yang baru saja meninggal," kata paman Sony bernama Agus kepada wartawan, Jumat (28/8).
Tiba-tiba, warga mendengar suara teriakan meminta tolong. Setelah didekati, Sony dengan bersimbah darah keluar dari dalam rumah Wawan sambil memegangi perutnya.
Warga setempat mengenal Wawan mempunyai kelainan jiwa. Bahkan, dia sudah lama tidak keluar rumah hampir 1 tahun sejak pelaku didiagnosa mempunyai gangguan jiwa.
Sementara itu, Mahfud (48) yang juga orang tua Sony mengaku tidak mengetahui persis kejadian yang menimpa anak keduanya tersebut. Sebab, dia selaku ketua RT 02 RW 01 sedang pergi membeli daun kembang bayang ke Pasar Porong karena tetangganya meninggal dunia akibat kecelakaan. Bahkan, warungnya untuk berjualan sengaja ditutup karena ada tetangga meninggal dunia.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




