SPBU di Dusun Mulung Kabupaten Tuban yang pelayanannya dikeluhkan oleh konsumen.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Pelayanan stasiun pengisian bakar umum (SPBU) di Dusun Mulung, Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, dinilai tidak profesional oleh konsumen.
Para petugas atau operator di SPBU tersebut diduga tidak menerapkan SOP yang ditetapkan oleh Pertamina.
BACA JUGA:
- Jelang Idul Adha 2026, Pertamina Tambah 1,5 Juta LPG 3 kg di Jateng-DIY
- Viral Mobil di Atas 1.400 cc Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni, Pertamina Buka Suara
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
Sholeh (35), konsumen asal Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, mengungkapkan bahwa SPBU yang terletak di Jalan Raya Tuban-Merakurak itu tidak mengatur tempat untuk pengisian BBM antara yang subsidi dan non-subsidi.
Selain itu, SPBU di Dusun Mulung juga sering hanya mengoperasikan satu pompa, meskipun tersedia dua pompa untuk jalur sepeda motor.
Tidak hanya itu, operator terkadang juga tidak memberikan cetakan bon sebagai bukti pembelian.
"Jadi pelayanannya parah banget, Mas," kata Sholeh pada wartawan, Kamis (19/9/2024).
Menurut dia, pelayanan buruk di SPBU Mulung sudah lama dikeluhkan oleh para konsumen. Karena itu, pihaknya meminta Pertamina segera menindaklanjuti keluhan tersebut agar ada pembenahan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




