Pimpin PII Gresik Periode Kedua, Berikut Program Awang Djohan Bachtiar

Pimpin PII Gresik Periode Kedua, Berikut Program Awang Djohan Bachtiar Awang Djohan Bachtiar (bawa bendera pataka) usai dikukuhkan jadi Ketua PII Gresik periode 2024-2027. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE

"Tidak gampang membentuk kepengurusan PII. Karena mencari insinyur yang profesional tak gampang. Yang banyak ST (sarjana teknik). Untuk menjadi insinyur harus sekolah STRI dulu," katanya.

Di Jawa Timur kata Guntur ada delapan perguruan tinggi (PT) untuk pendidikan insinyur, yakni Brawijaya, ITS, Petra, Widya Mandala,,Unej, Untag, Unesa, dan Universitas Muhammadiyah.

Disinggung di era ITE, era AI (Artificial Intelligence (Ai) keberadaan insinyur akan tergerus dengan robot, Guntur menandaskan bahwa insinyur tak akan tergerus dengan robot.

"Kalau terancam pakai robot tidak, karena yang pakai robot itu di dunia industri, di konstruksi memang ada yang meggunakan beton pracetak sehingga tinggal pasang.

Tapi tetap menggunakan insinyur. Kita tak usah khawatir karena insinyur di Indonesia ini bisa bekerja di Singapura, Brunei Darussalam dan negara lain," ungkapnya.

Disampaikan Guntur selama ini kolaborasi insinyur dengan pemerintah sangat jelas, sebab ada cabang di masing-masing daerah.

"Kita mengajak pemerintah, karena penyelenggara negara ada teknik di PU, di Badan Bencana, Pengadaan Barang dan Jasa, pertanian, kehutanan, itu orang insinyur semua, sekolah semua. Hanya karena Undang-Undangnya 2014 sudah 10 tahun sehingga terkesan masih belum ngegas," terangnya.

Pada kesempatan ini Gentur menekankan kepada para insinyur pentingnya kolaborasi dengan profesional dari berbagai bidang untuk menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, urbanisasi, dan kebutuhan energi berkelanjutan.

"Sinergi antar disiplin ilmu akan memperkuat kemampuan dalam menciptakan solusi-solusi inovatif untuk penyelesaian tantangan kerja yang semakin kompleks," terangnya.

Sekda Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman yang hadir mewakili Plt Bupati Gresik, Aminatun Habibah mengapresiasi peran PII Cabang Gresik dibawah kepemimpinan Awang Djohan Bachtiar.

ia berjanji akan mendorong terciptanya kolaborasi yang lebih intensif antara pemerintah dan PII.

"Pemkab Gresik akan memberikan dukungan sekaligus melakukan kolaborasi dengan PII dan perguruan tinggi utamanya dalam mencetak tenaga ahli kontruksi maupun kebutuhan yang lain sesuai dengan kondisi sekarang," pungkasnya. (hud/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO