SVP Sekretaris Perusahaan PG Adityo Wibowo (tengah) secara simbolis melepas bantuan untuk dikirim kepada korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, NTT. Foto: Ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Petrokimia Gresik selaku Koordinator Satgas Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur mengirimkan bantuan untuk korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan Petrokimia Gresik Group bersama anggota Satgas BUMN ini diberangkatkan menuju NTT pada Sabtu (9/11/2024), dari halaman GOR Tridharma Petrokimia Gresik.
BACA JUGA:
- Perkuat Regenerasi Petani dan Cetak Agripreneur, PG Beri Beasiswa 50 Siswa SMK Pertanian
- Gunung Semeru Letuskan Awan Panas, BPBD Lumajang Siapkan TRC
- Hadapi Dinamika Global, Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Sulfur
- Dukung Pertumbuhan UMKM Warga Sekitar, Petrokimia Gresik Kembali Gelar Bazar Ramadhan Lontar 2026
Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Robby Setiabudi Madjid, mewakili Ketua Satgas Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur, Dwi Satriyo Annurogo, sekaligus Direktur Utama Petrokimia Gresik, menyampaikan bahwa Gunung Lewotobi masih terus mengalami erupsi hingga Sabtu siang.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral meminta masyarakat mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Hingga saat ini pengungsi dampak erupsi gunung Lewotobi Laki-Laki jumlahnya mencapai 5.800 lebih. Para korban membutuhkan bantuan dalam menghadapi bencana alam ini.
"Keberadaan bencana memang jauh dari wilayah Jawa Timur, tapi kami sangat peduli dan berempati kepada saudara kami yang menjadi korban erupsi Gunung Lewotobi. Kami sebagai Satgas Bencana Nasional Wilayah Jawa Timur berupaya gerak cepat untuk membantu saudara kami yang menjadi korban erupsi. Semoga bencana ini segera selesai dan masyarakat bisa cepat pulih," ucap Robby.
Disampaikan Robby, bantuan yang diberangkatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar atau basic needs para pengungsi. Isinya berupa beras, mi instan, air mineral, minyak goreng, pampers, sarung, selimut, susu balita, dan dewasa.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




