Satgas DCKPKP Gresik membersihkan saluran air di kawasan GKB. Foto: Ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Gresik, Sabtu (30/11/2024) kemarin, mengakibatkan kawasan Gresik Kota Baru (GKB) dan pintu masuk sekitar Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, tergenang banjir.
Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik bergerak cepat menerjunkan satuan tugas (satgas) untuk membersihkan saluran air di GKB.
BACA JUGA:
- Siapkan Anggaran, DPRD dan Pemkab Gresik Kompak Driyorejo Bebas dari Banjir Kali Avoor
- Cegah Banjir, Warga Babaksari Gresik Gotong Royong Perbaiki Tanggul Bengawan Solo
- DCKPKP Gresik Rampungkan Program Infrastruktur dan Revitalisasi Rumah Warga Selama 2025
- Hujan Deras, Luapan Kali Lamong Rendam 6 Desa di Balongpanggang Gresik
"Hari ini kami terjunkan satgas untuk membersihkan saluran air di GKB," ucap Kepala DCKPKP Pemkab Gresik, Ida Lailatussa'diyah kepada BANGSAONLINE, Minggu (1/12/2024).
Saat melakukan pembersihan, tim satgas menemukan banyak sampah dan barang-barang di saluran air. Seperti gedebok (pohon pisang), bantal, dan sampah lain.
"Kemarin Satgas DCKPKP saat bersih-bersih menemukan pohon pisang di saluran air di kawasan Jalan Samanhudi, Gresik," ungkap mantan asisten sekda ini.
Ida menyebut, di kawasan Kota Gresik sudah ada 27 saluran perkotaan untuk pembuangan air. Lokasinya, di wilayah Kecamatan Kebomas, Kecamatan Gresik, dan Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar.






