Demkorat Gelar Baksos Bagi Warga Terdampak Banjir di Sidoarjo, Emil Dardak: Jadi Perhatian Serius

Demkorat Gelar Baksos Bagi Warga Terdampak Banjir di Sidoarjo, Emil Dardak: Jadi Perhatian Serius Emil Dardak mengunjungi warga terdampak banjir di Desa Bendotretek Prambon, Senin (9/12/2024). Foto: mustain/BANGSAONLINE

Emil berharap ke depannya, dilakukan normalisasi sungai yang bekerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas karena sungai tersebut di bawah kewenangan BBWS Brantas.

Soal lahan pertanian yang terancam gagal panen akibat banjir, sesuai SOP, Emil meminta agar dilakukan pendataan untuk pengajuan mendapatkan bantuan.

Sebagai upaya mengurangi ancaman banjir, kata Emil, dilalukan dari sisi hulu dan hilir. Dari sisi hulu dengan melakukan konservasi hutan. Sedangkan dari sisi hilir, dilakukan dengan penguatan tanggul, misalnya di Kali Lamong.

Di kesempatan yang sama, Ketua Komisi A DPRD Jatim Dedi Irwansa menegaskan, aksi ini merupakan reaksi cepat yang ditunjukkan Partai Demokrat terhadap berbagai persoalan masyarakat.

Dedi berharap dengan bantuan sembako ini akan meringankan beban masyarakat terdampak banjir, di samping tim BPBD dan Dinas Sosial yang juga terus berupaya melaksanakan respon tanggap darurat.

"Ini banjir pertama di Desa Bendotretek. Tentu ini harus menjadi perhatian serius. Sebab, kita semua berharap bahwa titik-titik banjir tidak semakin meluas di Sidorjo," cetus Dedi.

Anggota DPRD Jatim asal Dapil Sidoarjo ini pun mendorong penanganan sedimentasi sungai yang mengakibatkan luapan air ke lingkungan warga segera dilakukan. Hal ini agar penanganan banjir berjalan secara komperehensif.

Termasuk ikhtiar mitigasi terhadap potensi banjir yang mungkin kembali terjadi. Kata Dedi, tentu ini membutuhkan kolaborasi yang baik antara Pemprov Jatim maupun Pemkab Sidoarjo.

"Termasuk jika ada hal-hal yang perlu kita koordinasikan dengan Pemerintah Pusat. Prinsipnya, kita ingin masyarakat tidak diliputi was-was dengan potensi banjir susulan," tandasnya.

Ia pun mengapresiasi langkah cepat Pemkab Sidoarjo beserta jajarannya, termasuk pemerintahan desa yang cepat tanggap menghadapi darurat bencana.

Meski banjir di wilayah tersebut baru kali pertama, Dedi menilai pemerintah desa sudah cukup siap dengan situasi darurat tersebut.

Diketahui, beberapa hari lalu meski kini perlahan mulai surut, banjir menggenangi ratusan rumah warga Desa Bendotretek dan Temu Kecamatan Prambon. Itu akibat air sungai meluap setelah curah hujan deras.

Selain dua desa di Kecamatan Prambon, banjir juga melanda lima desa di Kecamatan Balongbendo dalam beberapa hari ini. (sta/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO