Calon Bupati Situbondo Terpilih Keluhkan Kinerja Birokrasi

Calon Bupati Situbondo Terpilih Keluhkan Kinerja Birokrasi Calon Bupati Situbondo terpilih, Yusuf Rio Wahyu Prayogo.

"Mulai dari di saya dulu bagaimana mengonsolidasi birokrasi," tuturnya.

Ia menegaskan, birokrasi wajib berjalan dalam alurnya secara profesional, sedangkan urusan politik adalah bagian bupati dan wakil bupati dan seluruh anggota Partai politik

"Oknum-oknum di birokrasi ini memanfaatkan politik untuk kepentingan jabatan. Saya harus menjelaskan kepada mereka, you adalah birokrat, you harus profesional, you jangan bermain politik," katanya.

Untuk mengurai benang kusut, Rio bertekat membuat sistem yang baik sehingga dibuatlah tim transisi. Ia akan terbuka dalam rekrutmen kepala dinas.

"Misalnya kepala Dinas PUPR yang selama ini selalu menjadi dinas mata air, saya harus profesional. Saya ajak satu, dua orang atau siapa pun saya ajak presentasi di hadapan saya, dan wakil bupati. Saya akan terbuka nanti saya akan live TikTok," paparnya.

Ia turut menyoroti hubungan dengan kultur. Rio menilai, budaya sebagai pressure group yang harus didengar suaranya.

"Kultur itu seperti kiai tokoh-tokoh ulama dalam konsolidasi public policy itu perannya sebagai pressure group, ide-idenya sangat strategis, wajib bagi saya untuk berbicara, tapi decision maker adalah saya. Saya independen, saya mandiri, tapi siapa pun bisa memberikan masukan," ungkapnya.

"Saya akan membuat ketegasan di situ, orang tidak bisa menyuap saya. Orang datang ke ponpes mana lah, dia akan menjadi kepala dinas, dia akan menggali lubang kuburnya sendiri," pungkasnya. (sbi/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO