Seorang mahasiswa Unitomo saat menunjukkan laporan polisi usai dikeroyok kelompok pesilat.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo, Ipda Oyong Abdillah, membenarkan kejadian tersebut.
"Tepatnya Selasa (3/12/2024) dini hari dan baru melaporkan 5 Desember. Korban tidak langsung melaporkan karena mengalami perawatan di rumah sakit,” katanya.
Ia menyebut, motif para pelaku yang diduga adalah kelompok perguruan silat dikarenakan korban menggunakan jaket atau seragam perguruan silat yang terdapat di Unitomo.
“Korban ini habis latihan silat di universitasnya. Saat pulang seragam tidak dilepas sehingga diketahui oleh kelompok perguruan silat lain,” ujarnya.
Saat ditanyakan perkembangan hasil pemeriksaan, pihaknya masih mencari satu per satu CCTV yang ada di lokasi.
“Ini diperlukan untuk mendeteksi wajah-wajah pelaku dan dari kelompok perguruan silat mana. Masih kita telusuri,” pungkasnya. (rus/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






