Para pemenang Lomba Bersinar foto bersama Plt. Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo.
"Sanitasi aman kita 39 persen, sanitasi layak kita 57 persen. Artinya, kalau kita melihat fenomena ini masih juga ada sebagian masyarakat masih berpikiran kalau buang air di sungai," ungkapnya.
Karena itu, ia mengingatkan pihak kelurahan untuk memastikan seluruh masyarakatnya sudah mempunyai jamban.
Terutama Kelurahan Tembokrejo, Kelurahan Bugul Lor, dan Kelurahan Bangilan sebagai juara Lomba Bersinar.
"Saya kemarin melihat masih ada toilet komunal tidak termanfaatkan. Apakah ini karena setiap rumah tangga mempunyai jamban atau tidak termanfaatkan? Karena mindset masyarakat masih tidak nyaman, karena tidak terbiasa buang air di dalam toilet, sehingga masih ada buang air di sungai atau di pinggir pantai," tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Adi juga menyoroti permasalahan stunting. Menurutnya, stunting bukan hanya kurang gizi dan asupan gizi semata, melainkan juga disebabkan sanitasinya.
"Stunting akan berkurang bila intervensi spesifik dengan pemberian makanan bergizi dan juga intervensi sensitif memastikan lingkungan sekitar sanitasinya semuanya aman. IIni harus berjalan linier bersama sama," pungkasnya
Hadir juga Wakil Ketua DPRD, kepala perangkat daerah, camat, lurah, dan sejumlah masyarakat Kota Pasuruan.
Sekadar diketahui, hari toilet sedunia diperingati setiap tanggal 19 November. (par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






