“Peluklah ibu, sampaikan rasa terima kasih, atau kirimkan doa tulus untuk mereka yang telah tiada. Jangan sampai kita menyesal karena menunda perhatian dan kasih sayang yang seharusnya kita berikan hari ini,” tuturnya.
Lebih jauh, Khofifah juga menyoroti tantangan yang dihadapi para ibu di era modern. Banyak ibu yang harus menjalankan berbagai peran sekaligus, baik sebagai pengasuh, pendidik, maupun pekerja.
Untuk itu, ia mengajak masyarakat dan pemerintah untuk memberikan dukungan lebih kepada para ibu agar mereka dapat menjalankan perannya dengan maksimal.
“Ibu adalah fondasi keluarga, dan keluarga adalah fondasi bangsa. Ketika ibu diberikan dukungan yang cukup, mereka mampu mencetak generasi yang berkarakter dan berkontribusi besar bagi kemajuan bangsa. Ini adalah investasi penting untuk masa depan kita bersama,” paparnya.
Khofifah mengakhiri pesannya dengan ajakan kepada seluruh masyarakat Jawa Timur untuk menjadikan Hari Ibu sebagai momentum refleksi dan tindakan nyata.
“Mari kita sayangi ibu kita, hargai setiap pengorbanannya, dan pastikan mereka selalu merasa dicintai. Kasih ibu adalah anugerah yang harus selalu kita syukuri, karena darinya kita belajar arti cinta tanpa syarat,” pungkasnya. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




