Tim BPBD Kabupaten Madiun bersama relawan dan warga memasang dindin anyaman bambu di area pemakaman yang longsor diterjang banjir
MADIUN,BANGSAONLINE.com - Belasan makam di Tempat Pemakaman Umum Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, hanyut terseret banjir setelah diguyur hujan lebat pada Selasa (28/1/2025).
Lurah Krajan, Fuham Rosihul Ilmi mengatakan bahwa luapan air Sungai Mejayan menyebabkan tanah area pemakaman yang berdekatan dengan sungai longsor.
BACA JUGA:
- Kontraktor Keluhkan Pembayaran Proyek PT INKA Madiun Belum Lunas, Tersisa Rp100 Juta
- 513 Rumah Warga Madiun Dapat Sambungan Listrik Gratis dari Program BPBL Seruni KMP Bidang IV
- Autodebit JKN Jadi Solusi Praktis Jaga Kepesertaan Tetap Aktif
- Lansia di Madiun Ditemukan Tak Bernyawa, Diduga jadi Korban Tabrak Lari
Tak hanya itu, makam yang berada di dekat sungai pun raib terseret arus banjir.
Fuham mengatakan, warga baru mengetahui belasan makam itu hilang setelah air banjir surut.
“Tadi pagi baru ketahuan warga setelah air sungai surut,” kata Fuham, Rabu (28/1/2025).
Menurut Fuham, di area makam yang berdekatan dengan sungai menyisakan potongan kijing serta kain kafan lama.
Berdasarkan pendataan warga, sebanyak 18 makam hilang terseret arus banjir.
Sebelum banjir menerjang area makam, Fuham sudah mengingatkan ahli waris agar merelokasi ke makam baru setahun yang lalu.






