Kesal Tak Diberi Uang untuk Judol, Pemuda di Bangkalan Tega Aniaya Ibu Kandung

Kesal Tak Diberi Uang untuk Judol, Pemuda di Bangkalan Tega Aniaya Ibu Kandung Pelaku penganiaya ibu kandung diamankan di Mapolres Bangkalan.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Lantaran kesal tak diberi uang untuk modal judi online (judol) FZ, seorang pemuda di Bangkalan tega menganiaya ibu kandungnya sendiri.

Penganiayaan yang dilakukan oleh pemuda 24 tahun tersebut terekam dalam video amatir.

Dalam video yang beredar di media sosial, FZ terlihat menarik baju dan beberapa kali mencekik ibunya.

Korban yang sudah sepuh pun tampak hanya bisa pasrah saat diperlakukan kasar oleh anak kandungnya sendiri.

Sebelum melakukan penganiayaan, pelaku sempat hendak membawa sepeda angin milik ibunya karena tak diberi uang. Namun, korban menolak memberikan kunci sepeda itu. Dari sanalah, pelaku marah dan mulai memukuli ibunya.

"Selain menarik dan mencekik korban, tersangka juga melakukan pemukulan di beberapa bagian tubuh korban dengan menggunakan tangan dan sapu, sehingga menyebabkan beberapa bagian tubuh korban memar," kata AKBP Hendro Sukmono, Kapolres Bangkalan, Rabu (26/2/2025).

"Jadi ibunya tidak memberikan uang tersebut karena sebelumnya pelaku juga sudah minta uang. Sebelumnya juga sempat melakukan penganiayaan sebelum dilaporkan," tambah Hendro.

Pasca kejadian tersebut, korban melapor ke polisi. Petugas kemudian bergerak cepat menangkap pelaku di rumahnya, usai melakukan penyelidikan dan pengembangan.

Tersangka mengakui, ia tega menganiaya ibunya lantaran jengkel tak diberi uang untuk modal berjudi online dan membayar utang.

Akibat perbuatannya, tersangka dijebloskan ke ruang tahanan Mapolres Bangkalan. Ia terancam hukuman penjara selama lima tahun. (rev)