Ilustrasi Medusa.

Perseus, pahlawan yang dikirim untuk membunuh Medusa
Perseus, putra Zeus, ditugaskan oleh Raja Polydectes untuk membawa kepala Medusa. Sebuah misi yang terdengar mustahil, karena satu tatapan saja berarti kematian.
Tapi para dewa turun tangan. Athena memberikan perisai mengkilap yang bisa digunakan sebagai cermin. Kemudian Hermes memberikan pedang tajam, dan Hades memberikan helm yang membuatnya tak terlihat.
Dengan perlengkapan ini, Perseus berangkat ke tempat Medusa bersembunyi.
Perseus tidak melihat langsung ke arah Medusa. Dia menggunakan perisainya untuk melihat pantulan tanpa menatap matanya.
Saat Medusa tidur, Perseus mendekat perlahan. Dengan satu tebasan cepat, dia memenggal kepala Medusa.
Dari lehernya yang terpotong, dua makhluk lahir: Pegasus, kuda bersayap, dan Chrysaor, seorang raksasa.
Medusa, yang dulu hanya ingin hidup damai, akhirnya tewas di tangan seorang pahlawan.
Warisan Medusa yang abadi
Meskipun telah mati, kepala Medusa tetap memiliki kekuatan. Perseus menggunakannya untuk mengubah musuh-musuhnya menjadi batu, bahkan membatu Raja Polydectes yang telah mengirimnya dalam misi berbahaya ini.
Athena kemudian mengambil kepala Medusa dan meletakkannya di perisainya, Aegis, sebagai simbol perlindungan dan kekuatan.
Medusa mungkin telah tiada, tapi namanya tetap abadi dalam legenda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




