Rektor Umaha Sidoarjo Hidayatullah beri penjelasan soal prodi baru, Rabu (12/3/2025). Foto: Ist.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Universitas Maarif Hasyim Latief (Umaha) Sidoarjo berencana membuka Program Studi (Prodi) S2 (Magister) Kesehatan Masyarakat, pada tahun ini.
Pembukaan prodi baru ini bagian dari komitmen Umaha Sidoarjo dalam menciptakan link and match antara kurikulum yang diajarkan dengan permintaan dunia kerja di masyarakat.
BACA JUGA:
- Pembelajaran Daring di Sidoarjo Masuki Hari Ketiga, Guru dan Siswa Inginkan KBM Tatap Muka
- Umaha Sidoarjo Fasilitasi Seleksi Perangkat Desa Pasinan Lemahputih Gresik
- Meriah, Prodi AP Umsida Sukses Gelar Lomba Paskibraka Tingkat Jawa Timur
- Resmikan Dormitory Smamda Sidoarjo, Mendikdasmen: Ini Terobosan Pendidikan Terintegrasi
Rektor Umaha Sidoarjo, Dr. Hidayatullah, menjelaskan pihaknya akan terus berupaya untuk mengembangkan prodi baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Kami berusaha untuk membuka program studi baru setiap tahunnya, baik di bidang kesehatan maupun non-kesehatan. Kami menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, sehingga ada keselarasan antara pendidikan yang kami tawarkan dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat," cetus Hidayatullah saat buka bersama dengan media, Selasa (12/3/2025).
Ia menjelaskan, di tahun sebelumnya, Umaha Sidoarjo juga telah membuka prodi baru, yakni Strata 1 (S-1) Administrasi Rumah Sakit (ARS) yang diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengelolaan rumah sakit dengan melibatkan tenaga profesional non-kesehatan.
"Ke depan itu, manajemen rumah sakit tidak harus dokter, boleh perawat, boleh bidan. Orang non-kesehatan pun boleh, asalkan punya kompetensi pendidikan yang berkaitan dengan administrasi rumah sakit," bebernya.
Karena itu, kata Hidayatullah, pihaknya membuka Prodi S-1 ARS tersebut. Ia pun berharap Prodi tersebut mendapatkan respon lebih besar ke depannya.
Hidayatullah menyadari, mungkin saat ini prodi S-1 ARS masih menjadi hal yang asing bagi sebagian masyarakat.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




