Open House di Kediaman Gubernur Khofifah, Ali Mannagalli: Ini Fakta Kalau Ibu Milik Warga Jatim

Open House di Kediaman Gubernur Khofifah, Ali Mannagalli: Ini Fakta Kalau Ibu Milik Warga Jatim Gubernur Khofifah saat menggelar Open House di kediamannya.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah menggelar open house di kediamannya sebagai bagian dari tradisi tahunan setelah Sholat Idul Fitri. Agenda tersebut menarik perhatian ribuan warga dari berbagai daerah di Jawa Timur, sehingga membuat petugas keamanan seperti Satpol PP dan Dishub kewalahan mengatur kerumunan.

Ali Mannagalli, putra Gubernur Khofifah, menjelaskan bahwa kegiatan ini biasanya berlangsung selama satu minggu. Namun, karena jadwal kegiatan gubernur yang padat, tahun ini acara dibatasi hanya tiga hari. 

"Hari ini adalah hari terakhir open house, biasanya berlangsung 6 hingga 7 hari," ujarnya kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (2/4/2025).

Ali menambahkan bahwa acara ini merupakan kesempatan bagi ibunya untuk menyapa langsung masyarakat Jawa Timur. 

"Ibu ingin dekat dengan rakyat, tetapi tugas pemerintahan sering kali membatasi waktu untuk berinteraksi langsung," tuturnya.

Acara ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat, termasuk komunitas seperti Lazkar Kamil Pasuruan, Pecinta Alqur'an Gresik, aktivis daerah, pengurus NU, serta berbagai komunitas lainnya. 

"Ini menunjukkan bahwa ibu dekat dengan rakyat, dicintai rakyat, dan menjadi milik rakyat Jawa Timur," kata Ali.

Momentum Idul Fitri menjadi satu-satunya kesempatan bagi Khofifah untuk menyapa warga secara langsung. Anaknya turut menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam pelayanan dan komunikasi selama acara berlangsung. 

"Semoga masyarakat Jawa Timur semakin sejahtera, maju, dan makmur," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Lazkar Kamil Jatim, Rendy Prasetiyo Herlambang, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada keluarga besar Gubernur Khofifah atas sambutan hangat yang diberikan. 

"Kami merasa istimewa bisa berfoto bersama dan disambut dengan hormat," ujarnya.

Rendy juga menjelaskan bahwa komunitasnya memiliki agenda doa bersama anak yatim piatu, yang didedikasikan untuk mendoakan kesuksesan dan kekuatan Gubernur Khofifah dalam memimpin Jawa Timur. 

"Setiap kegiatan santunan, kami pasti mendoakan Ibu (Gubernur Khofifah)," pungkasnya. (afa/mar)