Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana bersama Forkopimda Kabupaten Kediri saat melakukan tanam padi
KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melakukan perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam pendistribusian komoditas hasil pertanian, utamanya beras.
Kerja sama antar daerah ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan antar perusahaan daerah yakni PT Food Station Tjipinang Jaya (perseroda) dengan BUMD Canda Bhirawa dan kelompok tani Kabupaten Kediri.
BACA JUGA:
- Ini Bantahan Dandim 0809 Kediri soal Viralnya Video Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih
- Halaqah Keuangan Haji Kediri: Strategi BPKH Optimalkan Dana Jemaah dan Solusi Pangkas Antrean
- Wali Kota Kediri Berangkatkan 1.100 Pekerja Hadiri Peresmian Museum Marsinah di Nganjuk
- Operasi 'Jumat Gaul' di Kabupaten Kediri, Empat Pelanggar Lalin dan Kerumunan Pemuda Ditertibkan
Berlokasi di Desa Mekikis, Kecamatan Purwoasri, penandatanganan kerja sama ini berbarengan dengan acara panen bersama contract farming 2025 sekaligus tanam padi serentak pada Rabu (23/4/2025) pagi.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyebut, komoditas beras di Kabupaten Kediri setiap tahun surplus, dimana untuk Bulan Maret 2025 tercatat surplus sekitar 79 ribu ton. Adapun PT Food Station Tjipinang Jaya setiap bulannya memiliki kebutuhan beras 82.000 ton.
Untuk mencukupi kebutuhan pangan tersebut, badan usaha milik Pemprov DKI Jakarta melakukan kerja sama dengan daerah produsen beras di Jawa Timur, salah satunya Kabupaten Kediri.
"Tentunya (dengan kerja sama ini) disaat musim panen harga beras tidak stabil, harapan kami (hasil panen) teman-teman petani tetap bisa diserap oleh PT Food Station Tjipinang Jaya," katanya.
Mengawali kerja sama tersebut dilakukan pengiriman beras PK1 sebanyak 40 ton yang dihargai Rp10.800/kg. Adanya kepastian harga dan kebutuhan beras yang harus dipenuhi PT Food Station Tjipinang setiap bulannya, diharapkan dapat lebih memacu semangat petani padi di Kabupaten Kediri.
"Sekarang tuntutannya kita kembalikan ke petani untuk bisa meningkatkan produksi panennya supaya kesejahteraannya mereka bisa meningkat," ungkap Mas Dhito.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




