Plt Bupati Gresik, Asluchul Alif memberikan cenderamata kepada Kepala DPMPTSP Provinsi Jawa Timur, Dyah Wahyu Ermawati. Foto: Ist.
"Situasi yang kondusif juga menjadi daya tarik tersendiri, menjadikan Gresik sebagai surga investasi," katanya.
Alif mengajak semua pihak untuk bergotong royong membangun Gresik yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.
"Kami tidak bisa sendiri. Kami membutuhkan kolaborasi semua pihak. Kami tegaskan, komitmen kami terhadap perizinan yang clean and clear adalah nyata," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Provinsi Jawa Timur, Dyah Wahyu Ermawati, menyampaikan apresiasinya atas langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menciptakan iklim investasi yang ramah dan kompetitif.
"Gresik adalah magnet investasi di Jawa Timur. Beberapa tahun terakhir, Gresik selalu menjadi kabupaten dengan capaian investasi tertinggi di provinsi ini," ungkapnya.
Dia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan pemangku kepentingan lainnya seperti Bank Indonesia dalam membangun sistem pendukung investasi yang berkelanjutan.
Hadir juga Sekretaris Daerah Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, beserta jajaran perangkat daerah terkait, dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, M. Barik Bathaludin beserta tim. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




