Melalui DBHCHT Petani di Blitar Diajari Menyemai Bibit Tembakau

Melalui DBHCHT Petani di Blitar Diajari Menyemai Bibit Tembakau Kabid Perkebunan DKPP Kabupaten Blitar, Lukas Supriyatno.

Mereka juga dibekali sarana produksi dan didampingi langsung oleh tim ahli dari PT Djarum dan BSIP Tanaman Pemanis dan Serat. Dalam waktu satu bulan, para petani ditargetkan mampu menghasilkan bibit siap tanam bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga bisa dijual kembali.

“Ini membuka peluang usaha baru. Petani bisa dapat untung dari dua sisi dari bibit dan dari panen,” kata Lukas.

Lebih dari sekadar penguatan teknis, ini adalah perubahan paradigma. Dulu, petani tembakau hanya fokus pada daun. Kini, mereka mulai melihat nilai sejak tahap awal. Bibit pun bernilai jual.

DKPP Kabupaten Blitar menyadari bahwa perubahan ini butuh waktu dan proses. Karena itu, selama pelatihan pada Mei 2025, pendampingan dilakukan intensif dengan harapan setelah program ini berjalan, Blitar tak hanya dikenal sebagai penghasil tembakau, tapi juga sebagai pusat bibit tembakau unggulan.

Langkah pertama telah diambil. Dari persemaian kecil di ladang-ladang Blitar, bibit harapan tengah tumbuh menjadi simbol kemandirian dan inovasi yang siap menyongsong masa depan pertanian tembakau yang lebih cerah. (ina/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO