Kepala BPJS Kesehatan Cabang Madiun, Wahyu Dyah Puspitasari, saat sosialisasi Program Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi (Pesiar). (Ist)
Pendaftaran peserta baru bukan satu-satunya layanan yang diberikan. Agen Pesiar juga membantu masyarakat yang ingin reaktivasi keanggotaan atau mengubah segmen kepesertaan. Semuanya dilakukan dengan koordinasi bersama petugas BPJS Kesehatan setempat.
Salah satu Agen Pesiar yang aktif di Magetan, Pitriyus Priyani, mengaku antusias menjalankan tugasnya. Ia merasa bangga bisa berperan langsung dalam membantu warga desa memahami pentingnya jaminan kesehatan.
“Rasanya menyenangkan bisa membantu warga yang belum tahu cara daftar JKN. Saya merasa tertantang untuk terus mengedukasi mereka. Apalagi jika desa tersebut belum UHC (Universal Health Coverage), itu jadi motivasi bagi saya untuk bergerak lebih cepat,” ungkap Priyani.
Menurutnya, banyak warga desa yang sebenarnya ingin mendaftar JKN, namun terkendala informasi dan akses. Oleh karena itu, kehadiran Agen Pesiar dinilai sangat membantu dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dengan layanan BPJS Kesehatan.
“Saya akan terus berkoordinasi dengan petugas BPJS jika ada hal-hal yang harus ditanyakan. Saya ingin memastikan bahwa warga yang mendaftar melalui saya bisa langsung aktif dan tidak terkendala layanan kesehatan,” pungkasnya.
BPJS Kesehatan berharap, kehadiran Program Pesiar mampu mempercepat tercapainya UHC di daerah pedesaan. Masyarakat yang sudah aktif sebagai peserta JKN diharapkan dapat merasa lebih aman dan terlindungi, terutama saat membutuhkan pelayanan kesehatan mendesak. (adv/fer/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




