Bupati Jombang Warsubi saat launching empat program. Foto: AAN AMRULLOH/ BANGSAONLINE
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Bupati Jombang, Warsubi, menunjukkan komitmennya dalam "Mewujudkan Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua". Hal itu dibuktikan dalam seratus hari kerja bupati dan wakil bupati dengan melaunching empat program unggulan sekaligus.
Kegiatan launching tersebut digelar di Taman Kebon Ratu, Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, pada Kamis (15/5/2025).
BACA JUGA:
- Persempit Kesenjangan Gizi, Menko Pangan dan Bupati Jombang Pantau Distribusi MBG
- Lewat Program Balik Gratis 2026, Pemkab Jombang Berangkatkan 300 Warga ke Jakarta
- Pastikan Stabilitas Pangan Jelang Ramadan, Bapanas dan Pemkab Jombang Pantau Harga di Pasar Pon
- Sambut Ramadhan 1447 H, Ribuan Warga Jombang Meriahkan Grebeg Apem 2026
Empat program tersebut yakni, "Gerakan satu pernikahan satu pohon lestari (Jombang Lestari)". Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Jombang dan Kementerian Agama, yang mengajak pasangan pengantin untuk turut serta menjaga lingkungan dengan menanam pohon pada saat momen pernikahan.
"Sebagaimana pernikahan menjadi awal dari kehidupan bersama yang penuh harapan, maka satu pohon yang ditanam hari ini menjadi simbol harapan bagi bumi yang lebih hijau dan lestari di masa depan," ucap Bupati Warsubi.
Dikatakan, untuk mendukung gerakan ini, telah kami terbitkan surat edaran bupati jombang nomor 100.3.4/251/415.01/2025 tertanggal 6 mei 2025, yang menjadi dasar pelaksanaan program ini di seluruh wilayah Jombang.
Program kedua "Wifi Rakyat", yakni layanan internet gratis di 306 desa dan kelurahan serta 6 taman kota di Kabupaten Jombang.

Melalui program ini, Warsubi ingin membuka akses digital yang merata, agar seluruh masyarakat bisa terhubung dengan dunia luar.
"Bahkan untuk kawasan blankspot seperti Dusun Kedungdendeng dan Desa Jipurapah, yang sebelumnya sulit terjangkau sinyal, kini sudah bisa menikmati koneksi internet," katanya.
"Internet gratis ini akan sangat membantu dunia pendidikan, mempermudah akses belajar daring bagi siswa-siswi di desa, dan juga mendukung UMKM serta pelaku usaha kecil untuk naik kelas melalui pemasaran digital," jelasnya.
Klik Berita Selanjutnya






