Suasana bimtek analisis penurunan stunting yang digelar DP3AKB Jember.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Pemkab Jember melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menegaskan komitmennya dalam menekan angka stunting.
Hal itu dilakukan dengan menggelar bimbingan teknis pencegahan stunting. Bimbingan teknis dilakukan dengan melakukan analisa situasi percepatan pencegahan stunting di Jember.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengatakan persoalan stunting di Jember menjadi salah satu prioritas Pemkab Jember, karena angkanya masih cukup tinggi.
"Analisa situasi percepatan pencegahan stunting adalah langkah krusial yang harus dilakukan," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (28/5/2025).
"Dengan analisa situasi yang komperehensif dan akurat, hal itu diyakini akan menghasilkan perencanaan yang tepat sasaran dan akurat," imbuhnya.
Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Kesejahteraan Sosial DP3AKB Jember, Diana Puspita, berharap dengan lewat bimtek ini seluruh elemen di tingkat bawah bisa mendeteksi stunting sejak dini.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




