Lindungi Warga dari Risiko Penyakit, Puskesmas Tawangrejo Maksimalkan Skrining Kesehatan

Lindungi Warga dari Risiko Penyakit, Puskesmas Tawangrejo Maksimalkan Skrining Kesehatan Salah satu pegawai UPTD Puskesmas Tawangrejo saat menunjukkan aplikasi Mobile JKN. (Ist)

Ia menegaskan bahwa skrining telah menjadi bagian dari komitmen pelayanan di demi mencegah meningkatnya angka penyakit kronis di masyarakat.

“Skrining riwayat kesehatan ini langkah preventif yang kami dorong secara aktif. Dengan pelaksanaan berkala setiap tahun, status kesehatan peserta bisa terus terpantau dan kalau ditemukan risiko, kami segera melakukan tindakan lanjut,” jelas Reni.

Dia menyebutkan bahwa petugas di Puskesmas juga memberikan edukasi kepada peserta yang belum melakukan skrining saat hendak mengakses layanan.

Hal ini sudah menjadi bagian dari alur pelayanan agar peserta tidak melewatkan tahapan penting tersebut.

“Kalau hasilnya berisiko rendah, peserta kami arahkan menjaga pola hidup sehat. Tapi jika sedang atau tinggi, kami lakukan pemeriksaan lanjutan agar penyakit tidak berkembang menjadi kondisi kronis yang lebih berat,” kata Reni.

Salah satu peserta JKN, Veda Ayu (23), mengaku telah memanfaatkan fitur skrining di Aplikasi Mobile JKN.

Veda yang terdaftar sebagai peserta segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) merasa terbantu dengan fitur ini, karena memberikan informasi awal tentang kondisi kesehatannya.

“Saya sudah cukup lama pakai aplikasi Mobile JKN. Fitur skrining ini membantu banget untuk tahu risiko kesehatan saya, bisa langsung kelihatan hasilnya dan arahan tindak lanjut juga jelas,” tutur Veda.

Dengan sistem skrining yang kini terintegrasi secara digital, BPJS Kesehatan berharap lebih banyak peserta aktif melakukan deteksi dini, sehingga layanan kesehatan bisa lebih efektif dan masyarakat terlindungi dari risiko penyakit berat di masa depan. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO