ISENG: Tersangka Wahyudi yang awalnya iseng kirim SMS acak sehingga dapat kenalan siswi SMA dan dicabuli ketika digelandang ke Mapolres Sidoarjo. foto: catur andy erlambang/BANGSAONLINE
Kembali dalam pertemuan tersebut, Wahyudi mengobral janji dengan rayuan mautnya yang membuat IN klepek-klepek. Akhirnya, IN menurut saja ketika diajak kabur selama 4 hari dengan tinggal bersama di salah satu tempat kos di Kecamatan Tulangan. Di situ, IN berhasil disetubuhi oleh Wahyudi dengan sepuas-puasnya.
Sebaliknya, orang tua IN yang kebingungan anak gadisnya yang kabur dari rumah, akhirnya melaporkan ke polisi dengan mendatangi Mapolres Sidoarjo. Namun, berselang sehari usai melapor, IN akhirnya pulang ke rumahnya. Langsung saja, orang tuanya mencecar dengan berbagai pertanyaan selama kabur. Akhirnya, IN berkata jujur kalau kabur bersama tersangka Wahyudi dan keduanya telah melakukan hubungan layaknya suami istri.
Bagai disambar petir mendengar pengakuan anaknya, orang tua IN kembali mendatangi Mapolres Sidoarjo untuk melaporkan perbuatan tersangka Wahyudi yang telah membawa kabur dan melakukan pencabulan anak di bawah umur. Polisi yang mendapat laporan tersebut, segera bergerak cepat setelah melakukan pemeriksaan dan mengantongi indentitasnya.
“Tersangka berhasil kami bekuk di Mojokerto,” cetus Kasat Reskrim Polres Sidoarjo, AKP Ayub Diponegoro Azhar, SIK kepada wartawan, Senin (12/10).
Kini, tersangka Wahyudi dijebloskan dalam tahanan Mapolres Sidoarjo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (cat/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




