Raker PWI Tuban 2025.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tuban menggelar raker atau rapat kerja tahun ini di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada 4–6 Juli 2025.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi program kerja tahunan, tetapi juga ruang refleksi, konsolidasi, dan perumusan strategi penguatan organisasi dari sisi internal, etika, hingga perlindungan hukum profesi wartawan.
BACA JUGA:
- Bersama PWI Jaya dan PMI, Bank Jakarta Gelar Donor Darah di Peringatan HUT ke-65
- Gerakan Literasi PWI Jombang Goes To School Resmi Dimulai
- Kodim 0805 Ngawi Juara PWI Cup 2026, Turnamen Voli Bakal Jadi Agenda Tahunan
- Dukung HPN PWI Tuban Fun Run Night, PT Solusi Bangun Indonesia Terjunkan 50 Runner Terbaiknya
Mengusung semangat 'SDM Unggul, Profesional, dan Berkualitas', agenda tersebut menghadirkan berbagai usulan konstruktif dari pengurus dan anggota.
Fokus utama diskusi adalah penguatan internal melalui pemberian beasiswa bagi pengurus dan keluarganya, pendirian koperasi wartawan, serta pelatihan lanjutan yang berorientasi pada pemberdayaan.
“PWI ke depan harus hadir tidak hanya saat ada pelantikan atau seremoni. Tapi benar-benar menjadi rumah bagi anggota, baik secara profesional maupun kesejahteraan,” kata Ketua PWI Tuban 2025–2028, Suwandi.
Ia juga menekankan pentingnya menciptakan iklim periklanan yang lebih terstruktur dan adil di Bumi Wali. Ia menilai belum ada pola distribusi iklan yang merata dan terorganisir antar media.
Kegiatan itu turut menyoroti persoalan mendesak terkait maraknya praktik jurnalistik yang tidak profesional. PWI Tuban akan merumuskan formula pembatasan terhadap oknum yang mencoreng nama baik profesi wartawan.
“PWI akan berupaya berkelanjutan, tidak akan mendiamkan praktik-praktik yang merusak citra pers,” ucap wartawan HARIAN BANGSA itu.






