Asisten Administrasi Umum Sekdakab Pamekasan, Ahmad Zaini (tengah), dan VP Head of Sales Western East Java IM3, Adhy Sukma, saat SheHacks Innovate 2025.
“Perempuan memiliki potensi luar biasa dalam membangun perekonomian bangsa, terutama melalui kewirausahaan. Di Pamekasan, sebagian besar UMKM dikelola oleh perempuan. Ini bukti bahwa mereka memegang peranan strategis dalam ekonomi nasional," ucapnya.
"Saya berharap program ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Dengan adopsi digital, saya yakin UMKM perempuan bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan bahkan nasional,” sambungnya.
Salah satu peserta inspiratif adalah Sitti Raisya (31), Co-Founder & CCO Kasir Pintar dan alumni MVP SheHacks 2024. Usaha digitalnya telah menembus pasar internasional seperti Malaysia, Singapura, Guatemala, dan Australia.
“Saya ingin membantu ibu-ibu pelaku UMKM yang kesulitan mendigitalisasi usahanya karena keterbatasan literasi keuangan. Saat ini, kami memiliki lebih dari 100 karyawan yang fokus pada pengembangan platform,” tuturnya.
Ia juga tengah mengembangkan berbagai aplikasi berbasis data seperti PintarHR, AkuntansiKu, dan CRM guna mendorong UMKM naik kelas.
Sebelum Pamekasan, SheHacks Innovate telah sukses digelar di Jayapura, Ambon, Bandung, Aceh, Nias, dan Banjarmasin.
Pamekasan menjadi tuan rumah penutup rangkaian SheHacks 2025, sebagai wujud komitmen Indosat dalam pemberdayaan UMKM perempuan di seluruh Indonesia melalui teknologi dan inovasi. (dim/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




