Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah mengambil langkah proaktif dengan mengimbau seluruh bupati dan wali kota di Jawa Timur agar tidak menaikkan PBB secara berlebihan. Imbauan ini disampaikan langsung oleh Khofifah dalam kunjungannya ke Kota Pasuruan pada hari ini, Selasa (19/8/2025).
“Sudah saya komunikasikan ke semua bupati dan wali kota, agar jangan menaikkan PBB di luar kemampuan masyarakatnya,” kata Khofifah.
BACA JUGA:
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- PBB Peringatkan Rekor Suhu Terpanas Dunia Sebelum 2030
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
Ia menjelaskan bahwa meskipun Pemprov Jatim tidak memiliki kewenangan untuk mengatur kebijakan PBB (seluruh pendapatan dari pajak masuk ke PAD setiap kabupaten/kota), komunikasi tetap dilakukan agar kebijakan yang diambil tidak memberatkan masyarakat.
Respons dari sejumlah kepala daerah pun cukup positif. Ada yang menyatakan siap menurunkan tarif PBB hingga 35 persen, dan ada pula yang berkomitmen untuk meninjau ulang kebijakan yang telah diterapkan.
“Pemprov tidak bisa intervensi ke daerah jika menyangkut PBB, tapi kami berharap kebijakan yang diambil tetap berpihak kepada kesejahteraan masyarakat,” ucap Khofifah.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai daerah mana saja di Jawa Timur yang telah menaikkan PBB. Namun, Gubernur Khofifah berharap komunikasi ini dapat menjadi dasar bagi para kepala daerah untuk menyesuaikan kebijakan pajak dengan kondisi ekonomi warga. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




