Baliho 'Selamat Datang di Desa Maling' yang dipasang warga
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Resah dengan maraknya aksi pencurian di lingkungan tempat tinggalnya, warga Dusun Pokapoh, Dusun Gunung Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan memasang spanduk bertuliskan 'Selamat Datang di Desa Maling'
Baliho yang membentang di jalan Dusun setempat terpasang sejak Selasa (19/8/2025) hingga viral di media sosial.
BACA JUGA:
- YBM PLN Madura Tebar 230 Paket Daging Kurban untuk Warga Dhuafa Pamekasan
- Polres Pamekasan Gelar Rilis Kasus Travel Umrah Diduga Jemaah hingga Rp10 Miliar
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
Tokoh Masyarakat Marsuto Alfianto mengatakan, pemasangan baliho tersebut dipicu lantaran warga sekitar sering kehilangan kendaraan sepeda motor dan juga emas sekitaran tahun 2022
"Di daerah sini sering kehilangan tapi belum ditangkap pelakunya, Saat itu sudah melaporkan ke polisi tapi belum ada pelaku yang ditangkap," katanya.
Alfian mengungkapkan, seminggu sebelum 17 Agustus 2025, pada saat bersamaan ada dua motor milik warga yang hilang.
"Dua sepeda motor dalam semalam hilang. Kebetulan korban membeli motor dari hasil tanah ke saya," tuturnya.
Ia juga menambahkan, sepeda motor yang hilang adalah milik karyawan di perusahaannya, PT. Jawara yang sekaligus di dekat rumahnya.
"Masyarakat berkumpul akhirnya muncul istilah desa maling. Saat itu saya buatkan baliho bertuliskan selamat datang di desa maling," ujarnya.
"Maling tersebut beraksi saat listrik padam, CCTV mati sehingga maling tersebut tahu, pas tahu - tahu sepeda itu hilang dan dilaporkan ke Polsek Palengaan, hingga Polres Pamekasan sudah melaporkan juga, namun, sampai sekarang tidak ada pemanggilan terhadap siapapun," imbuhnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




