Wali Kota Batu, Nurochman (tengah) saat menghadiri Silaturahmi Nasional Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) ke-16
Dalam suasana penuh kehangatan, Wali Kota juga menyampaikan harapannya agar kegiatan Silatnas berikutnya dapat diselenggarakan lebih lama di Kota Batu.
"Jika memungkinkan, mari kita perpanjang waktu acara ini supaya kita bisa menikmati keindahan Kota Batu lebih lama," ungkapnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Dr. Iwan, turut menegaskan kontribusi kuat sektor usaha kecil menengah (UMKM) dan industri manufaktur terhadap perekonomian daerah.
Dari sisi perdagangan, Jawa Timur terus membuka ruang agar menjadi kekuatan ekonomi antarprovinsi, dengan kontribusi 25 persen terhadap PDRB Pulau Jawa dan 14 persen terhadap PDRB nasional, terbesar kedua setelah Jakarta.
“Ekonomi Jawa Timur pada triwulan II tumbuh sebesar 5,32 persen, di atas rata-rata nasional, dengan 67 persen ditopang oleh UMKM. Industri manufaktur berkontribusi hampir 31 persen terhadap ekonomi Jawa Timur. Kita kuatkan produk kita, kita kuatkan pasar kita, dan buktinya Jawa Timur terus berkontribusi dalam perekonomian nasional,” jelasnya.
Acara IIBF ke-16 ini diharapkan mampu membangun sinergi yang kuat antar pelaku bisnis dan juga memfasilitasi pertukaran informasi serta inovasi di bidang ekonomi Islam.
Acara ini juga dihadiri Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto dan Presiden sekaligus CEO IIBF Dr. (HC) Heppy Trenggono, serta Staff Ahli Wali Kota Malang.(adi/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




