Kondisi terkini gedung Pemkab Kediri usai dilalap api. Foto: Muji Harjita/ BANGSAONLINE
Gedung Museum Bagawanta Kabupaten Kediri yang berdiri tepat di belakang Gedung DPRD Kabupaten Kediri tak luput dari amukan massa.
Museum yang menyimpan peninggalan cagar budaya di Kabupaten Kediri itu juga dibakar dan sejumlah arca hilang.
Massa aksi juga membakar Pos Polisi Katang di pojok depan Kantor Pemkab Kediri dan kantor Polsek Ngasem Kabupaten Kediri di kawasan Simpang Lima Gumul.
Di Kantor Kantor Polsek Ngasem Kabupaten Kediri dan Sepeda motor yang berada di Polsek Ngasem dibakar oleh oleh masa aksi demo.
Kantor Samsat Kabupaten Kediri yang berada di depan Kantor DPRD Kabupaten Kediri tak luput dari aksi pembakaran. Barang-barang dijarah dan berkas-berkas dibakar.
Pos Polisi Jong Biru di Jln. Raya Kediri - Kertosono Kec. Gampengrejo Kabupaten Kediri dan Kantor Polsek Gampengrejo Kabupaten Kediri dibakar oleh massa aksi.
Kantor dan Barang Bukti (BB) di kantor Satlantas 90 Polres Pare Kabupaten Kediri di Jln. PB Sudirman Kec. Pare Kab. Kediri di bakar oleh massa. Pos Lantas 901 Polres Pare Kabupaten Kediri di Jln. Kandangan Kec. Pare Kab. Kediri dirusak dan dibakar termasuk Polsek Kepung Kabupaten Kediri.
Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana Minggu Pagi (31/8/2025) sempat meninjau lokasi.
Begitu juga dengan Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa, meski tidak bersamaan.
Namun belum ada pernyataan resmi dari orang nomor satu di kabupaten Kediri itu.
Menurut sumber, kantor Pemkab Kediri yang terbakar dan dijarah massa meliputi Kantor Sekretariatan Pemkab Kediri, Bagian Umum, Perekonomian, Prokopim.
"Saat ini kami masih mendata lebih lanjut terkait terbakarnya Kantor Pemkab Kediri itu. Secepatnya akan ada pernyataan resmi dari Mas Bupati sendiri," ucap salah satu pejabat yang tidak bersedia disebut namanya itu, Minggu (31/8/2025). (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




