JEMBER,BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Jember menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Salah satu upaya nyata yang tengah dilakukan adalah mempercepat pelaksanaan vaksinasi massal, khususnya untuk menangani kasus campak yang masih menjadi perhatian serius di wilayah tersebut.
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
Walau demikian, pelaksanaan imunisasi di lapangan masih menghadapi tantangan. Salah satu hambatan utama adalah penolakan dari sebagian masyarakat.
Bupati Gus Fawait mengungkapkan bahwa penolakan tersebut tidak hanya disebabkan oleh persoalan ekonomi, namun juga dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan tentang pentingnya vaksinasi.
"Untuk mengatasi hal ini, kami akan menggandeng tokoh agama, komunitas lokal, serta organisasi masyarakat guna memberikan pemahaman yang menyeluruh kepada warga," ujar Fawait dalam forum audiensi Akselerasi Imunisasi Rutin dan Imunisasi Kejar yang digelar bersama UNICEF pada Selasa, (2/9/2025).
Ia menambahkan bahwa, peran pemuka agama sangat strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Melalui kegiatan rutin seperti pengajian, para tokoh agama diharapkan bisa menjadi jembatan informasi yang efektif dalam mengedukasi pentingnya imunisasi bagi anak-anak.
Selain mengandalkan pendekatan sosial dan edukatif, Pemerintah Kabupaten Jember juga telah menyiapkan anggaran besar untuk sektor kesehatan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




