Berikut list
tuntutan rakyat jangka pendek (Deadline
5 September 2025):
Bentuk tim investigasi kasus pelanggaran
HAM oleh aparat. Hentikan keterlibatan TNI dalam
mengamankan sipil. Bebaskan demonstran yang ditahan. Lakukan proses hukum secara transparan
bagi anggota serta komandan pelaku tindak kekerasan. Hentikan kekerasan oleh pihak
kepolisian. Bekukukan dan batalkan kenaikan gaji,
tunjangan, serta fasilitas baru. Selidiki harta anggota DPR yang
bermasalah oleh KPK. Periksa anggota yang melecehkan
aspirasi rakyat. Pecat atau jatuhkan sanksi berat bagi
kader partai yang tidak etis dan memicu kemarahan publik. Umumkan komitmen partai untuk berpihak
pada rakyat di segala situasi. Anggota DPR wajib melibatkan diri di
ruang dialog. Tegakkan disiplin internal untuk TNI. Komitmen publik TNI untuk tidak
memasuki ruang sipil. Pastikan upah layak bagi seluruh
Angkatan kerja seperti, guru, nakes, buruh, hingga mitra ojol. Ambil langkah darurat untuk mencegah
PHK. Buka dialog dengan serikat buruh.Jangka
Panjang (31 Agustus 2025):
Bersihkan dan reformasi DPR besar –
besaran. Reformasi partai politik dan kuatkan
pengawasan eksekutif Susun rencana reformasi perpajakan
yang lebih adil. Sahkan dan tegakkan UU perampasan
asset koruptor. Independensi KPK, dan penguatan UU
tipikor. Reformasi kepolisian TNI Kembali ke barak tanpa
pengecualian. Perkuat Komnas HAM. Tinjau ulang kebijakan sektor ekonomi
dan ketenagakerjaan.Terakhir,
Andovi mengimbau masyarakat untuk menghindari konflik horizontal, sesama warga
saling jaga warga, dan jangan mau diadu domba.
Unggahan '17+8
tuntutan rakyat' digagas oleh beberapa influencer.
Di antaranya yaitu, Cheryl
Marcella, Jerome polin, Andovi Da Lopez, Andhyta F Utami, Fathia Izzati Malaka,
Abigail Limura, dan Salsa Erwin Hutagalung.
Hingga berita
ini ditulis, postingan tuntutan rakyat menuai lebih dari 600 komentar. (fah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News